untuk tampilan yang bagus, gunakan monitor 1024 pixels

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)

Kerajinan Daun Kering

Written by R Ramadhani.

There are no translations available.

Jangan membuang daun-daun yang berguguran disekitar lingkungan Anda, karena daun kering bisa mendatangkan rezeki. Daun-daun kering ternyata mahal harganya. Hal itu telah dibuktikan Nanik Heri. Hanya dengan modal awal Rp 100 ribu dari uang pensiun sang suami, kini omzet usahanya mencapai Rp 50 juta per bulan dengan kapasitas produksi 3.000 item per bulan.

Menurut Nanik, semua jenis daun bisa dipakai untuk kerajinan ini, sementara proses produksinya juga tidak terlalu rumit. Terlebih dulu daun dimasak agar warna dan seratnya muncul, kemudian dibilas dengan air bersih dan dikeringkan dengan setrika. Setelah kering, dedaunan dilem pada permukaan benda yang akan dibuat. Setelah itu dipernis untuk melindungi warna asli daun.

Kini, wanita yang tinggal di kawasan Salemba ini memiliki 40 karyawan. Sepeninggal suaminya pada 2005 silam, usahanya diteruskan oleh anak-anaknya. Merekalah yang kini membantu memperluas pemasaran. Alhasil, selain pasar dalam negeri, pasar mancanegara seperti Prancis, Jerman, Belanda, dan Inggris telah dikuasainya.